Madura|(Persindependent.com) - Bea Cukai Madura Gagalkan Kirim Rokok Ilegal Ke Timor Leste, Puluhan Bal Disita, Negara Selamatkan Rp18,5 Miliar, Menjaga Pintu Negara Adalah Menjaga Masa Depan Bangsa, Dari Pulau Garam, kabar baik datang. Kantor Bea Cukai Madura bersama Pemkab di 4 kabupaten se-Madura baru saja menggagalkan upaya pengiriman rokok ilegal tanpa pita cukai ke luar negeri.
Sasarannya, Timor Leste. Modusnya, diselipkan bersama paket-paket domestik tujuan Sumatera, Kalimantan, hingga Papua. Kronologi Penggagalan, Razia dilakukan di sejumlah perusahaan jasa pengiriman. Hasilnya, petugas menemukan puluhan bal rokok tanpa cukai yang akan diberangkatkan ke luar negeri.
"Saat itu ada puluhan bal rokok tidak bercukai yang ditujukan ke luar negeri, yakni Timor Leste," jelas Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, di Pamekasan, Minggu 2 Agustus 2026.
Begitu ditemukan, barang langsung disita. Pemiliknya pun diproses sesuai hukum yang berlaku. Karena menyelundupkan barang kena cukai ke luar negeri bukan perkara ringan. Itu melukai dua sisi, penerimaan negara dan nama baik bangsa.
Angka Yang Bicara, Pengawasan Semakin Efektif, Ini bukan kasus pertama. Sepanjang Januari - Juni 2026, Bea Cukai Madura telah menyita 21 juta batang rokok ilegal. Angka itu hampir menyamai total penyitaan sepanjang 2025 yang mencapai 22 juta batang. Artinya pengawasan semakin ketat, dan jaring semakin rapat.
Secara ekonomi, nilai barang hasil penindakan semester 1 tahun 2026 mencapai Rp30,57 miliar. Potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan, Rp18,59 miliar. "Jika dibandingkan 2025, jumlah penindakan, kuantitas barang bukti, dan potensi penerimaan negara yang kami selamatkan mengalami peningkatan," tegas Novian.
Padahal sepanjang 2025 total nilai penindakan belum menyentuh Rp50 miliar. Kini hanya dalam 6 bulan, angkanya sudah lebih dari separuh.
Dermawan adalah ketika negara hadir menjaga uang rakyat. Karena setiap cukai yang hilang, adalah sekolah yang tertunda, rumah sakit yang kurang alat, jalan desa yang batal dibangun.
Wibawa adalah ketika aturan ditegakkan tanpa pandang tujuan. Mau ke dalam negeri, mau ke luar negeri, kalau melanggar ya harus ditindak.
Bijak adalah bekerja sama. Ke depan, Bea Cukai Madura akan memperketat pengawasan dengan menggandeng Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Karena kejahatan cukai adalah kejahatan berjaringan.
Untuk pelaku usaha jasa pengiriman, mari jadi garda terdepan. Teliti paket, tolak titipan mencurigakan. Untuk masyarakat, mari jadi mata dan telinga negara. Untuk negara, terima kasih sudah menjaga pintu-pintu kita.
Pulau Madura boleh kecil di peta. Tapi kontribusinya untuk mengamankan negara, besar. Karena menjaga satu batang rokok ilegal, sama artinya menjaga seribu harapan anak bangsa.(Es)




